FOOD STORY2

"these are stories about food in crucial life"

banner FS2

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Friday, September 30, 2011

Need Food Information? Try QR Code!

Have u ever think about the legality of your food: Does it have a real twelve-registered number from  B-POM? Does it have a real Halal Certificate from LPPOM-MUI, and is it still valid? Do you understand what's printed on its wrapper in 'ingredients' section (about the regulation of the additives or current issue)?

If there is a new realease food product, some people aint used to check its BPOM registered number or its Halal certificate number before buying that product. Or, at least checking the ingredients; is there any ingridients that we don’t want to eat? Whereas, those all are pertinent with consumers' health. But, do we care?

Yeah, it seems so difficult checking the registered number from B-POM of one product that we want to eat. Do we have to type it in google's search box and browse it one by one? I think it's quite not effective way. As our every second is so worth, this type of job is just like wasting time. Isnt there any smart way to do it?

Tuesday, September 20, 2011

What's In My FOOD?

Bahwa makanan memiliki peranan penting dalam status gizi seseorang memanglah benar adanya. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan seseorang puyeng gliyeng2, lemes, dan ga konsen terus bawaannya. Kekurangan vitamin E, bisa menjadi salah satu penyebab ketidaksuburan seseorang (huahm..). Sebaliknya, kebanyakan lemak bikin ga lincah dan nyusahin kerja jantung, belum lagi risiko penyakit kardiovaskuler. Pfiuhh,, tidak jauh dari itu, kekurangan2 lainnya, kadang bikin paranoid terhadap apa yang kita makan. Cukupkah gizi dalam makanan kita? Atau kelebihankah? Udah makan asam amino A belum ya? Apa rasio natrium-kalium dalem tubuh masih pas buat penyerapan optimum kalsium? Bifido dalem yogurt yang kita makan tadi kira2 idup ga ya, di usus? (ada ga yang iseng mikir gitu? Hehe)


Ruwet ya, kalo sebagai orang biasa kita mikirin gituan.. Eits,, tunggu dulu.. Ribet sih iya, dikit.. Hehe. Tapi bukankah belajar sesuatu yang sering bersentuhan dengan idup kita merupakan salah satu hal bermanfaat? Kalo misalnya kita gak ngerti bahwa kita sakit kulit ato sembelit, yang sebenernya karna makanan kita kurang vitamin E, ato kurang dietary fiber. Sayang sekali bukan? Padahal itu adalah karna kesalahan kitanya sendiri ga tau hal yang sebenarnya penting bagi kita untuk diketahui.

Wednesday, September 7, 2011

Kajian Interface ala Newbie


    Sesuatu dinilai dari penampilannya. Selayak pangan yang haruslah menarik dan enak agar konsumen merasa senang mengonsumsinya, ga cuma memuaskan si perut, demikian pula halnya dengan antarmuka sebuat website. It's about using our sensory. Semakin menarik sebuah web, maka pembaca akan nyaman berlama-lama mengobrak-abrik isinya. Tentu akan semakin betah jika isinya juga menarik dan bermanfaat bagi user/pengguna.

    Okey, yang ingin sayah ulas kali ini adalah tentang antarmuka dari website http://ebookpangan.com. Berikut adalah skrinsyut home-nya:



    Menurut saya, sekilas, antarmuka website ebookpangan.com ini terlihat sedikit 'jadul' dengan penggunaan tombol menu di bagian kiri yang berbentuk strict-square. Gradasi warna yang digunakan sebagai latarnya juga kurang halus. Jika brightness tidak dapat dikurangi, mungkin tidak perlu menggunakan gradasi warna, cukup warna solid saja, misalnya abu-abu dengan tulisan berwarna hitam. Think it's better, uh-um..

    #Beralih ke halaman login.

Sunday, August 28, 2011

Non-Protein Nitrogen

Apa itu non-protein nitrogen?
Dalam analisis protein, yang menjadi parameter perhitungan adalah jumlah nitrogen dalam bahan pangan. kemudian secara umum dikonversi menjadi kadar protein dengan cara mengalikan jumlah nitrogen dengan faktor konversinya (mis: 6.25). Nitrogen yang bukan berasal dari protein, tentu membuat kadar protein yang dianalisis dengan metode ini menjadi lebih dari 100% . Nah, nitrogen yang berasal dari komponen yang bukan protein ini disebut non-protein nitrogen. -kok muter2 bahasnya-



Saturday, August 13, 2011

Fat Analysis: Hidrolazy Section

Kelamaan liburan hampir bikin sayah lupa ama foodscience tercintah. Hm,, gmana kalo rememorizing sesuatu.. Apa ya? Hehe,  gimana kalo skelumit cerita tentang PT kmaren alias Praktikum Terpadu (yang harga sksnya mahal thea..hfiuh, alhamdulillah 'ala kulli hal)? Iya aja dah.. Ok, Let the story begins~~~~

Peran sayah sebagai analis kimia dalem rangkaian acara PT cukup menghebohkan bagi diri sendiri. Walopun pada akhirnya ada banyak ibroh alias pelajaran yang bisa didapet.

Analis beneran
Pura2nya jadi analis beneran (hwh, pura2 apa beneran?). Bagian sayah adalah analisis kadar lemak, pake metode Soxhlet. Keinget pas anpang dulu. Sampel klompok sayah cuma tepung terigu yang tinggal timbang, masukin selongsong kertas saring, trus di-soxhlet. Ga peduli kalo sampel yang pake hidrolisis (misalnya: susu) itu ternyata butuh waktu 3 hari buat hidrolisisnyahaha. Nyang penting adalah sayah dapet data sekelas kmudian dibahas. Agak ignorant yak? Hm..
soxhlet bersinar~

The story goes..
Hidrolisis lemak dilakukan dengan mencampurkan HCl agak pekat (25%) ke sampel, plus air sedikit. Reaksi hidrolisis terjadi dengan bantuan panas dari penangas, juga asam encer sebagai katalis.