banner FS2
Monday, October 24, 2011
Analisis Antarmuka Pencarian dari Telkom.co.id
a. Search Usability
Nielsen (1997) menyatakan bahwa fungsi ‘Search’ merupakan elemen
antarmuka yang sangat penting, terutama bagi situs-situs besar. Situs yang
memiliki sekitar 200 halaman sebaiknya memiliki fungsi ini. Masih menurut
Nielsen (1997), antarmuka fungsi pencarian sebaiknya ditampilkan dalam bentuk
kotak, bukan dalam bentuk link.
Posisi dan desain searchbox sebaiknya:
- Searchbox harus terlihat di atas halaman; dapat ditempatkan di kanan, tengah, atau kiri
- Kata “Search” atau “Find” harus muncul dekat searchbox baik sebagai judul, label di dalam searchbox tersebut, atau tombol yang akan memicu pencarian
- Penggunaan kata “GO” adalah cara terbaik, yang terburuk adalah penggunaan simbol panah. Simbol kaca pembesar dapat digunakan sebagai eye-catcher.
- Searchbox harus diletakkan jauh dari kotak input lainnya, misalnya kotak log
- Jangan mengisi searchbox sebelum pengguna mengetikkan kata kunci yang ingin dicari (FACT-Finder 2007).
Friday, September 30, 2011
Need Food Information? Try QR Code!
Have u ever think
about the legality of your food: Does it have a real twelve-registered number
from B-POM? Does it have a real Halal
Certificate from LPPOM-MUI, and is it still valid? Do you understand what's printed on its
wrapper in 'ingredients' section (about the regulation of the additives or
current issue)?
If there is a new
realease food product, some people aint used to check its BPOM registered
number or its Halal certificate number before buying that product. Or, at least
checking the ingredients; is there any ingridients that we don’t want to eat? Whereas, those all are pertinent with consumers' health. But, do we care?
Yeah, it seems so
difficult checking the registered number from B-POM of one product that we want
to eat. Do we have to type it in google's search box and browse it one by one?
I think it's quite not effective way. As our every second is so worth, this type
of job is just like wasting time. Isnt there any smart way to do it?
Tuesday, September 20, 2011
What's In My FOOD?
Bahwa makanan
memiliki peranan penting dalam status gizi seseorang memanglah benar adanya.
Kekurangan zat besi dapat menyebabkan seseorang puyeng gliyeng2, lemes, dan ga
konsen terus bawaannya. Kekurangan vitamin E, bisa menjadi salah satu penyebab
ketidaksuburan seseorang (huahm..). Sebaliknya, kebanyakan lemak bikin ga
lincah dan nyusahin kerja jantung, belum lagi risiko penyakit kardiovaskuler.
Pfiuhh,, tidak jauh dari itu, kekurangan2 lainnya, kadang bikin paranoid
terhadap apa yang kita makan. Cukupkah gizi dalam makanan kita? Atau
kelebihankah? Udah makan asam amino A belum ya? Apa rasio natrium-kalium dalem
tubuh masih pas buat penyerapan optimum kalsium? Bifido dalem yogurt yang kita
makan tadi kira2 idup ga ya, di usus? (ada ga yang iseng mikir gitu? Hehe)
Ruwet ya, kalo
sebagai orang biasa kita mikirin gituan.. Eits,, tunggu dulu.. Ribet sih iya,
dikit.. Hehe. Tapi bukankah belajar sesuatu yang sering bersentuhan dengan idup
kita merupakan salah satu hal bermanfaat? Kalo misalnya kita gak ngerti bahwa
kita sakit kulit ato sembelit, yang sebenernya karna makanan kita kurang
vitamin E, ato kurang dietary fiber. Sayang sekali bukan? Padahal itu adalah
karna kesalahan kitanya sendiri ga tau hal yang sebenarnya penting bagi kita
untuk diketahui.
Wednesday, September 7, 2011
Kajian Interface ala Newbie
Sesuatu
dinilai dari penampilannya. Selayak pangan yang haruslah menarik dan enak
agar konsumen merasa senang mengonsumsinya, ga cuma memuaskan si perut,
demikian pula halnya dengan antarmuka sebuat website. It's about using our sensory. Semakin menarik sebuah
web, maka pembaca akan nyaman berlama-lama mengobrak-abrik isinya. Tentu akan semakin betah jika isinya juga menarik dan bermanfaat bagi user/pengguna.
Okey, yang ingin sayah ulas kali ini adalah tentang
antarmuka dari website http://ebookpangan.com. Berikut adalah skrinsyut home-nya:
Menurut
saya, sekilas, antarmuka website ebookpangan.com ini
terlihat sedikit 'jadul' dengan penggunaan tombol menu di bagian kiri yang
berbentuk strict-square. Gradasi
warna yang digunakan sebagai latarnya juga kurang halus. Jika brightness tidak dapat dikurangi, mungkin
tidak perlu menggunakan gradasi warna, cukup warna solid saja, misalnya abu-abu
dengan tulisan berwarna hitam. Think it's
better, uh-um..
#Beralih
ke halaman login.
Sunday, August 28, 2011
Non-Protein Nitrogen
Apa itu non-protein nitrogen?
Dalam analisis protein, yang menjadi parameter perhitungan adalah jumlah nitrogen dalam bahan pangan. kemudian secara umum dikonversi menjadi kadar protein dengan cara mengalikan jumlah nitrogen dengan faktor konversinya (mis: 6.25). Nitrogen yang bukan berasal dari protein, tentu membuat kadar protein yang dianalisis dengan metode ini menjadi lebih dari 100% . Nah, nitrogen yang berasal dari komponen yang bukan protein ini disebut non-protein nitrogen. -kok muter2 bahasnya-
Subscribe to:
Posts (Atom)

